IT Products

Sistem Kependudukan
Intellegent e-Government adalah suatu aplikasi berbasis web yang ditujukan untuk mengelola secara online Layanan Kependudukan di suatu wilayah, sesuai dengan aturan dan bisnis proses yang berlaku di pemerintahan tersebut. Dengan adanya sistem ini, proses administrasi kependudukan menjadi lebih tertib, terstruktur, dapat ditelusuri dan mampu meningkatkan citra Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.
Sistem Kepegawaian
SIMPEG adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, memanipulasi, menganalisa, mengamankan, dan mendistribusikan informasi penting yang berhubungan dengan sumber daya manusia sebuah organisasi.
Sistem Pendidikan
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Terpadu (SIMPEDU) merupakan suatu Sistem yang bekerja pada suatu Closed Network (jaringan eksklusif tertutup). Dengan menggunakan mekanisme ini, tidak seorang pun diluar sistem yang dapat mengakses data perolehan suara tanpa seijin dari administrator.
Sistem Informasi Rumah Sakit
Secara umum tujuan utama implementasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) adalah menyediakan pelayananan kesehatan yang lebih baik bagi pasien. Implementasi SIRS juga harus mampu menurunkan biaya pelayanan kesehatan dan operasional Rumah Sakit, menciptakan lingkungan kerja yang lebih stabil dan terkendali dan memampukan pengguna akhir SIRS dapat lebih berkonsentrasi pada pelayanan pasien.
Intelegent Samsat
Bagi manajemen kepolisian, adanya sistem informasi yang baik merupakan nilai tambah dalam pengembangan strategi pengawasan dan penegakan hukum. Demikian pula dengan Aparatur Negara, Pemerintahan Daerah melalui Dinas Pendapatan Daerah memiliki kewajiban untuk mengelola pendapatan daerah, khususnya Pajak. Dengan pengelolaan pendapatan yang baik melalui Sistem Informasi yang handal, maka sinergi antara kepentingan pemerintah dan pemenuhan kebutuhan rakyat akan semakin meningkat.
Electronic Filing System
Aktivitas Organisasi yang semakin hari semakin bertambah, mendorong kebutuhan Organisasi untuk melakukan manajemen pengarsipan atas dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pekerjaan. Mekanisme pengarsipan dokumen yang saat ini masih dilakukan dengan menggunakan media kertas (hardcopy) mulai terasa menjadi masalah dengan terbatasnya tempat penyimpanan, dokumen tercecer dan sulit dicari serta bahaya musnahnya dokumen karena musibah (kebakaran / banjir).

